KASUS :
Suatu sore anda sedang
bertugas di unit gawat darurat, kemudian datang seorang pasien diantar oleh
keluarga. Pasien tersebut seorang laki-laki, usia 45 tahun. Saat anda melakukan
anamnesa pasien mengatakan nyeri dada sebelah kiri menjalar ke bahu, nafas terasa
sesak. Pasien terlihat kesakitan sambil memegangi dada sebelah kiri, hasil
pengukuran didapatkan hasil TD : 170/110 mmHg, N : 112x/menit, hasil EKG
menunjukkan adanya ST elevasi. Lakukan triage ?, setelah anda melakukan triage maka
abda melakukan dokumentasi. Dokumentasi penilaian triage jelas, ringkas dan
mendukung tingkat keparahan pasien. Tujuan dari dokumentasi adalah untuk
mendukung keputusan triage, mengkomunikasikan informasi yang pentingsecara
berurutan pada petugas kesehatan dan sebagai kebutuhan legal kedokteran. Apa
saja yang harus didokumentasikan ?
A. PENGKAJIAN
1. Pengkajian
Primer
Airway : -
Breathing : -
Circulating : N : 112 X/menit
TD : 170/110 mmHg
Disability : -
2. Pengkajian
Sekunder
a. Anamnesa
1) Identitas
Jenis
kelamin : Laki-laki
Umur : 45 tahun
2) Keluhan
utama
Nyeri
dada sebelah kiri
P : nyeri dada sebelah kiri
Q : tertusuk-tusuk
R : dada kiri
S : 6
T : menetap
3) Riwayat
penyakit
Pasien
diantar keluarga di UGD. Klien mengeluh nyeri dada sebelah kiri menjalar ke
bahu, nafas terasa sesak.
4) Riwayat
penyakit keluarga/ pengobatan sebelumnya
b. Pemeriksaan
fisik
1) TTV
TD : 170/110 mmHg
N : 112 X/menit
2) Head
To Toe
a) Kepala
: bentuk kepala simetris, warna rambut hitam, kulit kepala bersih dan tidak ada
lesi
b) Mata
: kemampuan melihat baik
c) Hidung
: hidung bersih
d) Telinga
: simetris kanan dan kiri, tidak ada gangguan pendengaran
e) Mulut
dan tenggorokan : gigi bersih dan tidak ada gangguan mengunyah dan menelan
f) Abdoment
:
-
Inspeksi : datar
-
Auskultasi :
-
Palpasi : tidak ada nyeri tekan
-
Perkusi : timpani
g) Genilalia
: tidak ada kelainan
h) Ekstremitas:
akral hangat
i)
kulit : kulit berwarna sawo matang,
bersih
c. Pemeriksaan
penunjang
Hasil
EKG : ST elevasi
3. Analisa
Data
|
NO
|
DATA
|
PROBLEM
|
ETIOLOGI
|
|
1.
|
DS : klien mengatakan
nyeri dada sebelah kiri menjalar ke bahu
P : nyeri dada
sebelah kiri
Q :
tertusuk-tusuk
R : dada kiri
S : 6
T : menetap
DO : klien
terlihat kesakitan sambil memegangi dada kiri
|
Nyeri akut
|
Agen cedera fisik
|
|
2.
|
DS : klien
mengatakan nyeri dada
DO : - klien
nampak sesak nafas
-
N : 112 X/menit
|
Ketidakefektifan
pola nafas
|
Nyeri , sesak nafas
|
B. DIAGNOSA
KEPERAWATAN
1. Nyeri
akut berhubungan dengan agen cedera fisik
2. Ketidak
efektifan pola nafas berhubungan dengan nyeri ,sesak nafas
C. INTERVENSI
|
NO.
|
DIAGNOSA
KEPERAWATAN
|
TUJUAN
|
INTERVENSI
|
|
1.
|
Nyeri
akut berhubungan dengan agen cedera fisik
|
Setelah dilakukan tindakan keperawatan
selama 2 X 24 jam diharapkan nyeri klien dapat berkurang, dengan kriteria
hasil:
Nyeri klien berkurang/hilang
|
1.
Observasi :
-
Observasi status nyeri, reaksi ketidaknyamanan
2.
Nursing :
-
Tingkatkan istrahat
Kaji
skala nyeri (P, Q, R, S, T)
3.
Edukasi :
-
Ajarkan klien teknik nafas dalam
-
Anjurkan kompres hangat pada dada
4.
Kolaborasi :
-
Pemberian analgestik
|
|
2.
|
Ketidak
efektifan pola nafas berhubungan dengan nyeri ,sesak nafas
|
Setelah dilakukan tindakan keperawatan
selama 2 X 24 jam diharapkan pola nafas efektif, dengan kriteria hasil:
Pola nafas efektif
|
1.
Observasi :
-
Observasi pola nafas
-
Kaji nyeri, sesak nafas
2.
Nursing :
-
Berikasn posisi nyaman
3.
Edukasi :
-
Ajarkan teknik nafas dalam
-
Terapi O2
4.
Kolaborasi :
-
Pemberian analgetik
|
D. IMPLEMENTASI
|
NO.
|
Hari, Tanggal,
Jam
|
DIAGNOSA
KEPERAWATAN
|
IMPLEMENTASI
|
|
1.
|
|
Nyeri
akut berhubungan dengan agen cedera fisik
|
1.
Mengobservasi status nyeri, ketidaknyamanan
DS : klien
mengatakan nyeri dada sebelah kiri menjalar ke bahu
P : nyeri dada
sebelah kiri
Q :
tertusuk-tusuk
R : dada kiri
S : 6
T : menetap
DO : klien
terlihat kesakitan sambil memegangi dada kiri
2.
Ajarkan klien teeknik nafas dalam
DS : -
DO : Klien mengikuti intrukai
|
|
2.
|
|
Ketidak efektifan pola nafas
berhubungan dengan nyeri ,sesak nafas
|
1.
Mengobservasi pola nafas
DS : klien
mengatakan nyeri dada
DO : - klien
nampak sesak nafas
-
N : 112 X/menit
2.
Memberikan posisi nyaman dan ajarkan nafas dalam
DS :
- Posisikan semifowler
- Klien mengikuti intruksi
|
E. EVALUASI
|
NO.
|
Hari, Tanggal, Jam
|
DIAGNOSA
KEPERAWATAN
|
CATATAN
PERKEMBANGAN
|
|
1.
|
|
Nyeri
akut berhubungan dengan agen cedera fisik
|
S : klien menyatakan nyeri dada
O : Klien terlihat kesakitan sambil
memegangi dada kiri
A : masalah belum teratasi
P : lanjutkan intervensi
|
|
2.
|
|
Ketidak efektifan pola nafas
berhubungan dengan nyeri ,sesak nafas
|
S : klien mengatakan nyeri dada
O : - klien
nampak sesak nafas
-
N : 112 X/menit
A : masalah belum teratasi
P : lanjutkan intervensi
|
Komentar
Posting Komentar