TEORI KONSEPTUAL KEPERAWATAN NIGHTINGALE (1860)

  TEORI KONSEPTUAL KEPERAWATAN NIGHTINGALE (1860) A.   ISI TEORI Konsep Nightingale menempatkan lingkungan sebagai fokus asuhan keperawatan dan perhatian di mana perawat tidak perlu memahami seluruh proses penyakit merupakan upaya awal untuk memisahkan antara profesi keperawatan dan kedokteran. Nightingale tidak memandang perawat secara sempit yang hanya sibuk dengan masalah pemberian obat dan pengobatan, tetapi lebih berorientasi pada pemberian udara, lampu, kenyamanan lingkungan, kebersihan, ketenangan dan nutrisi yang adekuat ( Nightingale, 1860; Torres, 1986 ). Melalui observasi dan pengumpulan data, Nightingale menghubungkan antara status kesehatan klien dengan faktor lingkungan dan, sebagai hasil, yang menimbulkan perbaikan kondisi higiene dan sanitasi selama perang Crimean. Torres mencatat ( 1986 ) mencatat bahwa nightingale memberikan konsep dan penawaran yang dapat divalidasi dan digunakan untuk menjalankan praktik keperawatan. Nightingale dalam teo...

penggunaan dan penulisan tanda baca yang benar dalam bahasa Indonesia beserta contohnya


1.      . Pengertian huruf kapital
Huruf kapital atau huruf besar dipakai sebagai huruf pertama kata pada awal  kalimat setelah petikan langsung. Huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama dalam kata dan ungkapan yang berhubung dengan agama, kitab suci, dan Tuhan, termasuk kata ganti untuk Tuhan. Tuhan akan menunjukkan jalan kepada hamba-Nya.
Contohnya :
-          Sidang itu dipimpin oleh Presiden Republik Indonesia.
-          Kegiatan itu sudah direncanakan oleh Departemen Pendidikan Nasional.
-          Bimbinglah hamba-Mu, ya Tuhan, ke jalan yang Engkau beri rahmat.
-          Mahaputra Yamin adalah orang yang suka menolong.
-          Tuhan akan menunjukkan jalan kepada hamba-Nya.
b. Pengertian huruf miring
Huruf miring adalah huruf yang tercetak miring dalam terminologi tipigrafi disebut italic. Huruf italic ini biasanya digunakan untuk memberikan penekanan pada sebuah kata. Disamping itu, hutuf-huruf ini juga dipakai untuk menuntukkan istilah atau kata yang berasal dari bahasa asing.
Contohnya :
Huruf miring digunakan dalam daftar pustaka karya ilmiah
-          Jelena Mirkovic, Janice Martin and Peter Reiher, “A Taxonomy of DdoS Attacks and DdoS Defense Mechanisms”. University of California, Los Angeles.
Huruf miring digunakan untuk sebuah film
-          Warkop DKI Reborn:Jangkrik Boss! Part 1 di Produksi oleh falcon pictures, sutradara Anggy Ambara salah satu film Indonesia yang paling terlaris.
-          Buku cerita yang dibelikan Ayah tadi siang berjudul Si Kancil dan Buaya.
-          Martani, Dwi. 2012. Akutansi Keuangan Menengah. Salemba Empat: Jakarta.
-          Mika memainkan peran sebagai wanita buta dalam pertunjukkan teater Dalam Hati Ibu di festival sekolah.
c. Pengertian Huruf tebal
            Huruf tebal yaitu dipakai untuk menegaskan bagian tulisan yang sudah ditulis miring.
            Contohnya :
-          Huruf dh, seperti pada kata Ramadhan
-          Huruf tebal dipakai untuk menegaskan sus bab :
1.1  Latar Belakang
1.2  Masalah
1.3  Tujuan
Huruf yang digunakan untuk menuliskan bilangan yang menujukkan satu kata yang mempunyai makna lebih dari satu :
-          Muka (n) : 1 bagian depan kepala...;2 wajah; air muka...;3 bagian luar sebelah depan
-          Menggulai (v) : 1 membubuh(i) gula...; 2 memasak gulai; membuat gulai
Hruf yang dapat digunakan untuk penulisan judul :
-          Judul : HABIS GELAP TERBITLAH TERANG
2.      Pengertian
1.      Tanda Titil (.)
Tanda titik adalah tanda baca yang digunakan untuk menandai akhir dari sebuah kalimat dalam berbagai bahasa.
Contohnya :
                        Tanda titik di akhir kalimat
-          Pemerintah tetap memberlakukan Ujian Nasional sebagai standar kelulusan pada jenjang SD-SMA.
-          Setiap orang di jalan itu terenyuh melihat perjuangan seorang bapak yang mengajak anaknya berjualan koran
-          Para pendaki gunung Sindoro-Sumbing mengurungkan niat pendakian mereka karena cuaca buruk selama berhari-hari.
Tanda titik digunakan di akhir singakatn nama orang
-          Ahmad S. Hendrawan
-          Fatimah R. Azzahra
2.      Tanda Koma (,)
Tanda koma adalah tanda baca yang memiliki bentuk mirip apostrof atau tanda petik tunggal tapi diletakkan di garis dasar teks.
Contohnya :
-          Saya, Ani, dan Doni berjanji untuk melakukan pekerjaan ini bersama-sama.
3.      Tanda Titik Koma (;)
Tanda titik koma adalah dipakai sebagai pengganti kata penghubung untuk memisahkan kalimat setara yang satu dari kalimat setara yang lain di dalam kalimat majemuk.
Contohnya :
-          Hari sudah malam; anak-anak masih membaca buku.
4.      Tanda Titik Dua (: )
Tanda titik dua adalah dipakai pada akhir suatu pernyataan lengkap yang diikuti pemerincian atau penjelasan.
Contohnya :
-          Mereka memerlukan perabot rumah tangga : kursi, meja, dan lemari.
-           
5.      Tanda Pisah (-)
Tanda pisah adalah dipakai untuk membatasi penyisipan kata atau kalimat yang merupakan penjelasan lain pada suatu kalimat, sebagai penegas adanya keterangan lain dalam suatu kalimat yang mempunyai keterangan utama serta dipakai untuk menyatakan keterangan sampai, dengan, sampai ke.
Contohnya :
-          Acara itu diselenggarakan dari tanggal 27 April – 15 Mei 2018.
6.      Tanda Hubung (-)
Tanda hubung adalah tanda baca yang digunakan untuk menghubungkan dua kata atau memisahkan dua suku kata.
Contohnya :
-           Debu-debu dirumah ini bertebaran disetiap sudut rumah.
7.      Tanda Tanya (?)
Tanda tanya adalah sebuah tanda baca yang digunakan untuk mengakhiri sebuah kalimat yang berbentuk pertanyaan.
Contohnya :
-          Apa pengertian dari tanda tanya?
8.      Tanda Seru (!)
Tanda seru adalah satu dari banyak tanda baca yang digunakan pada akhir kalimat, untuk memberi suatu perintah, menunjukkan suatu emosi, dan bersuara/berintonasi tinggi.
Contohnya :
-          Untuk memahami penggunaan tanda seru, dibawah ini beberapa contoh kata dan kalimat yang menggunakan tanda seru, simak baik-baik!
9.      Tanda Elipsi (...)
Tanda elipsi adalah tanda baca yang dapat digunakan untuk menandakan kalimat yang terputus-putus, menghilangkan sebuah kata dalam kalimat, memberikan jeda atau jarak dalam sebuah pembicaraan.
Contohnya :
-          Hmm ... sebenarnya aku sudah memberikan buku itu padanya kemarin malam.
10.  Tanda Petik  (“...”)
Tanda petik adalah tanda baca yang digunakan secara berpasangan untuk menandai ucapan, kutipan, frasa, atau kata.
Contohnya :
-          “Ayah tidak mengijinkanku pergi,” kata Irish.
11.  Tanda Petik Tunggal (‘...’)
Tanda petik tunggal adalah salah satu tanda baca yang digunakan secara berpasangan.
Contohnya :
-          Bagus berkata, “Semua orang berteriak ‘Tolong..tolong..’, tapi semua sibuk mengurus keselamatan diri mereka sendiri”.
12.  Tanda Kurung ((...))
Tanda kurung adalah tanda baca yang digunakan secara berpasangan untuk memisahkan atau menyisipkan teks ke dalam teks lain.
Contohnya :
-          Penulisan kalimat dalam Bahasa Indonesia harus sesuai dengan EYD (Ejaan Yang Disempurnakan).
13.  Tanda Kurung Siku ([...])
Tanda kurung siku adalah tanda baca yang dapat digunakan untuk mengapit huruf, kata, atau kelompok kata sebagai koreksi atau tambahan atas kesalahan atau kekurangan di dalam naskah asli yang ditulis orang lain.
Contohnya :
-          Aku lihat mereka sedang membincang[kan] sesuatu.
14.  Tanda Garing Miring (/)
Tanda garis miring adalah tanda baca yang berbentuk garis vertikal yang bagian atasnya agak condong ke sebelah kanan dan bagian bawahnya ke sebelah kiri garis vertikal.
Contohnya :
-          Untuk penulisan alamat
Jalan KH. Wahab Chasbulloh III/64
15.  Tanda Penyingkat (``)
Tanda penyingkat adalah salah satu tanda baca yang digunakan untuk menunjukkan penghilangan bagian kata atau bagian angka tahun dalam konteks tertentu.
Contohnya :
-          Senjakala pun ‘tlah tiba di tanah ini.
3.      – sumber dari internet
Astuti, Sriayu. 2010. Pendidikan Karakter Bangsa Itu Penting.
            www.kompasiana.com/pendidikan-karakter-bangsa-html. (diunduh pada Januari 2018).
-          Sumber dari makalah
Abdia. 2017. “Peningkatan Mutu Sekolah di Pusat Kota Semarang”. Makalah disajikan dalam seminal nasional HIMA PGSD UPGRIS> Semarang. 12 Juli 2001.
-          Sumber dari Jurnal
Anhar, Doni. 2009. “Pengaruh Kelemahan Barang Pada Daya Beli”. Jurnal Pendidikan. 2 (1). 20-30
-          Sumber dari buku
Kadrian, Sriayu. 2018. Materi Ilmiah. Bandung: Ebooking
-          Sumber dari skripsi
Bilhusna, Muflihun. 2018. Pengembangan Media Pembelajaran E-Comic Integratif. PGSD. Fakultas Ilmu Pendidikan. Universitas PGRI Semarang.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

MAKALAH PENGEMBANGAN PROGRAM PENDIDIKAN KESEHATAN KLIEN (PRINSIP,METODE,TEKNIK,DAN STRATEGI PENDIDIKAN SERTA MEDIA PEMBELAJARAN DAN IMPLEMENTASI)

TEORI KONSEPTUAL KEPERAWATAN NIGHTINGALE (1860)