TEORI KONSEPTUAL KEPERAWATAN NIGHTINGALE (1860)

  TEORI KONSEPTUAL KEPERAWATAN NIGHTINGALE (1860) A.   ISI TEORI Konsep Nightingale menempatkan lingkungan sebagai fokus asuhan keperawatan dan perhatian di mana perawat tidak perlu memahami seluruh proses penyakit merupakan upaya awal untuk memisahkan antara profesi keperawatan dan kedokteran. Nightingale tidak memandang perawat secara sempit yang hanya sibuk dengan masalah pemberian obat dan pengobatan, tetapi lebih berorientasi pada pemberian udara, lampu, kenyamanan lingkungan, kebersihan, ketenangan dan nutrisi yang adekuat ( Nightingale, 1860; Torres, 1986 ). Melalui observasi dan pengumpulan data, Nightingale menghubungkan antara status kesehatan klien dengan faktor lingkungan dan, sebagai hasil, yang menimbulkan perbaikan kondisi higiene dan sanitasi selama perang Crimean. Torres mencatat ( 1986 ) mencatat bahwa nightingale memberikan konsep dan penawaran yang dapat divalidasi dan digunakan untuk menjalankan praktik keperawatan. Nightingale dalam teo...

materi PENGINDRAAN JAUH


A.    Software ER Mapper Versi 7.0
ER Mapper Versi 7.0 merupakan salah satu software atau perangkat lunak dalam pengolahan data citra satelit yang termasuk banyak digunakan saat ini, walaupun masih banyak software-software yang lain seperti Ilwis, ERDAS, maupun Idrisi For Windows. ER Mapper Versi 7.0 merupakan penyempurnaan dari versi sebelumnya yakni, versi 6.4., walaupun saat ini sebenarnya telah ada muncul untuk versi 7.1.
 Untuk mengoperasikan software ini tentunya harus didukung oleh komputer baik itu komputer dengan spesifikasi berikut :
·         Sistem Operasi (Operating System atau OS): Windows NT, Windows 2000,
            Windows XP, Windows Vista
·         Perangkat Keras (Hardware): Standard PC/Laptop minimal Pentium 4, Memory
            256MB, Free Space Hard Disk 607 MB, VGA Card 4MB.

         ER Mapper yang merupakan salah perangkat lunak utama dalam pengolahan data seperti :
·         Data Satellite images (Landsat, SPOT, Ikonos, Quicbird, dan lain-lain)
·         Data Foto Udara hasil scan
·         Data Seismic 3D
·         Data Geofisika seperti data airborne magnetics
·         Data raster lainnya yang berbasis imagery
·         Data Vector

Selain itu ER Mapper juga mendukung untuk data ARC/INFO, DXF, .Shp, dan pembuatan DEM (Digital Elevation Model). 
Beberapa aplikasi kajian/bidang yang dapat dilakukan dengan ER Mapper, antara lain :
·         Kehutanan : Pemetaan Hutan dan Perubahannya, Deteksi Kebakaran Hutan, Penempatan Akses Jalan dan Produksi Peta-peta
·         Pengguna SIG : Integrasi Data Raster dan Vektor
·         Penggunaan Lahan : Klasfikasi Penggunaan Lahan dari Data Satelit dan Deteksi Perubahan Penggunaan Lahan Setiap Saat
·         Perhubungan (Jalan) : Deteksi jalan-jalan baru dan perubahannya, Menemukan/penempatan area sebagai jalanan, dan Menghasilkan peta-peta yang menunjukkan perubahan jalan
·         Eksporasi Mineral : Interpretasi aplikasi-aplikasi Geologi dan Peta-peta Kawasan.
·         Minyak dan Gas : Mengetahui struktur seismic horizon dalam 2D dan 3D, Peta Dasar untuk daerah yang mengandung minyak atau gas, Penajaman dan Pengolahan data perekaman satelit SAR.
·         Telekomunikasi : Pemetaan lokasi untuk Transimisi Selular
·         Sumberdaya Air : Pemetaan perubahan vegetasi didaerah tangkapan air, Memetakan daerah aliran permukaan, dan Pengukuran daerah tangkapan air yang berpotensi tercemar.
A.      Menginstal ER Mapper Versi 7.0
Untuk menginstal software ER Mapper 7.0 dilakukan dengan cara sebagai
berikut :
        1. Klik file ERMInstall.exe untuk install
        2. Setelah terinstall, kopi file license.dat yang terdapat di direktori ER.MAPPER.V7.0   RiSE\RiSE ke C:\flexlm (buat direktori/foldernya jika belum ada ).
        3. Jalankan program tersebut dengan mengklik icon ER Mapper versi 7.0 Ink pada desktop Anda. Tampilan layar  pertama (license screen) klik: Floating Point License. Selanjutnya computer Anda akan melakukan configuration system dengan program yang telah terinstal tersebut.
        4. Jalankan kembali program ER Mapper versi 7.0. (Sumber : Earth Resource Mapping   Ltd) .
C. Memulai ER Mapper
1. Mengaktifkan Program ER Mapper 7.0
Dari desktop computer klik 2x shortcut icon :
atau dari menu Start pilih All Program kemudian Pilih Earth Resource Mapping lalu Klik ER Mapper 7.0 sehingga muncul window main menu sebagai berikut :


2. Loading Data Citra
Untuk melakukan oading data dalam pengolahan citra, yang pertama dilakukan yakni mengimport data satelit yang digunakan ke dalam format Er Mapper. Umumnya data citra disimpan dalam media magnetic tape, CD ROM atau media penyimpan lainnya. Jenis data yang bisa diload ke dalam Er Mapper yakni data raster dan data vektor.
Data raster adalah tipe data yang menjadi bahan utama kegiatan pengolahan citra. Data raster adalah citra digital yang dibentuk dari elemen-elemen gambar (pixel = picture element) dan dinyatakan dalam tingkat keabuan. Contoh data raster adalah citra satelit dan foto udara. Secara defenitif citra penginderaan jauh adalah gambaran suatu obyek dari pantulan atau pancaran radiasi elektromagenetik obyek, yang direkam dengan cara optic, elektro-optik, optic-mekanik, atau elektronik. Citra penginderaan jauh merupakan gambaran dari wujud aslinya atau paling tidak berupa gambaran planimetriknya, sehingga citra merupakan keluaran suatu system perekaman data dapat bersifat optic, analog, dan digital. Pada saat membuaka data raster, Er Mapper akan membuat dua file : (1) File data binary yang berisikan data raster dalam format BIL, tanpa file extension; dan (2) File header dalam format ASCII dengan extension .ers.
Data vektor adalah data yang tersimpan dalam bentuk titik, garis, dan polygon (area). Contoh data vector adalah data yang dihasilkan dari hasil digitasi Sistem Informasi Geografis (SIG) seperti lokasi pengambilan sampel, jalan atau penggunaan lahan. Er Mapper juga akan membuat dua file hasil dari mengimport data vector : (1) File data dalam format ASCII berisikan data vector; dan (2) File header dalam format ASCII dengan extension .erv.
Er Mapper memiliki banyak fasilitas import yang dapat digunakan untuk mengimport antara lain data raster dan vector dalam berbagai format. Untuk melalukan import data dapat dilakukan sebagai berikut :

·         Dari menu bar pilih Utilities yang akan menampilkan berbagai jenis data yang dapat    diimport dengan Er Mapper.
·         Untuk mengimport data Landsat TM, pilih Import Satellite Imagery kemudian klik  Landsat TM BSQ/BIL CCT (Common LTWG CCT Format), lalu klik Import.
·         Klik Import File/Device Name untuk memilih file yang akan diimport dengan mengklik  akan muncul kotak dialog yakni Input File Selection, lalu pilih direktori dimana file yang akan di import.
·         Klik Output Dataset Name memberikan nama baru file hasil import dan menempatkan file tersebut didirektori yang diinginkan dengan mengklik  Er Mapper 7.0 memiliki kemampuan membuka langsung data dalam berbagai format extension sebagai berikut : .ers, .alg, .hdr, .bmp, .doq, .ecw, .fst, .tif, .tiff, .l1g, .l1r, .met, .hdf, .jpg, tanpa harus melakukan proses import.
1.3 Menampilkan Data Citra
·         Dari menubar pilih File / New untuk membuat tampilan kosong atau klik
·         Dari menubar pilih View / Algorithm, atau dari toolbar klik  untuk menampilkan isi dari algorithm dari Window atau Tampilan yang dibuat sebelumnya.
·          Akan muncul tampilan kotak Algorithm dan kotak window baru sebagai berikut :


·         Pada kotak window image ada tulisan
Pada kotak tersebut belum ada image karena belum ada file image yang dimasukkan. Tanda*** menunjukkan window/kotak tersebut sedang aktif atau sedang dipilih, angka1 menunjukkan bahwa kotak window tersebut adalah kotak pertama yang dibuka,angka ini akan bertambah sebanyak jumlah kotak window yang dibuka sehingga bila kita membuka kotak ke 15 maka akan muncul angka 15 pada tampilan tersebut. Tulisan Algorithm Not Yet Saved berarti tampilan window yang kita buka belum disimpan dalam file algoritma(.alg).
·         Dari menu Algorithm klik  dibawah kata No Dataset untuk meload Data yang akan ditampilkan.
·         Akan keluar tampilan baru, kotak Raster Data set


·         Kemudian pilih data citra yang akan ditampilkan, misalnya L5114064_050897_B1234567.ers yang terdapat dalam folder D:\Praktek PJT\114064_1997, lalu klik OK

 berarti kita memilih file yang di highlight dan kotak Raster Dataset akan menutup berarti kita memilih file yang di highlight dan kotak Raster Dataset tidak akan menutup. Kalimat this layer only yang mengikuti kata OK dan Apply menunjukkan bahwa perintah tersebut hanya berpengaruh pada layer yang dipilih saja tetapi tidak untuk semua layer .
 adalah perintah untuk memperlihatkan informasi dari file dataset yang akan kita pilih, akan tampil kotak seperti berikut :
·         Bila data tersebut adalah data asli, maka cell size x dan y akan bernilai 1 meters Nilai ini harus kita ubah terlebih dahulu sesuai dengan resolusi spasial Landsat-TM yaitu 30 meters  yaitu dengan mengklik Edit Kemudian akan tampil :
Kemudian klik Raster Info akan muncul kotak baru

Kemudian Cell Size klik akan muncul kotak baru

Isikan nilai 30 pada pilihan X dimension dan Ydimension seperti contoh diatas lalu klik OK
.
·         Klik Yes bila ada pertanyaan Save changes before closing editor?
·         Nilai cell size x dan y akan berubah menjadi 30 meters, kemudian klik Cancel
·         Setelah data file kita pilih, kemudian kita menentukan layer apa yang akan menampilkan data tersebut. Bila sudah terpilih, maka nama file akan terlihat pada kotak Algorithm
Menunjukkan layer pada file terpilih yang aktif dan akan ditampilkan pada layer tersebut (contoh diatas menunjukan band 1 sebagai layer terpilih). Dengan mengklik tombol panah kebawah disamping tulisan B1:Band1 maka akan tampak seluruh layer yang ada pada file tersebut (dalam hal ini adalah 7 band dari Landsat-TM) seperti contoh diatas.
·         Set jenis layer yang akan digunakan untuk menampilkan data yang telah diload, beberapa pilihan layer yang disediakan adalah Pseudo, Red, Green, Blue, Intensity, Height , dll. Untuk mengetahui jenis layer dapat dengan mengklik kanan pada kalimat Pseudo Layer dan akan muncul :
·         Tanda menunjukkan jenis layer yang dipilih.
·         Untuk menampilkan kombinasi kanal 453 misalnya, maka buat 3 layer yaitu Red, Green, dan Blue
·         Untuk menampilkan hasil klasifikasi, maka buat layer Class Display
·         Untuk menampilkan Pseudo Color, maka buat layer Pseudo
·         Dari toolbar Klik Refresh untuk menampilkan citra
Catatan :
·         Untuk mengganti jenis layer klik kanan pada layer yang akan diganti.
·         Untuk menduplikasi layer klik Duplicate atau copy layer kemudian paste layer
·         Untuk menghilangkan layer klik cut layer Untuk Menonaktifkan layer, klik kanan kemudian pilih Turn Off atau klik
·         Gambar dan untuk menaikan dan menurunkan layer setingkat
v  Mosaik Citra
Mosaik citra adalah proses menggabungkan/menempelkan dua atau lebih citra yang tumpang tindih (overlapping) sehingga menghasilkan citra yang representatif dan kontinyu. Dalam Er Mapper proses ini dapat dilakukan tanpa membuat file yang besar (disimpan dalam bentuk Virtual) kecuali bila diinginkan menyimpan file tersendiri (disimpan dalam bentuk Dataset). Adapun langkah-langkah dalam melakukan mosaik citra sebagai berikut :
·      Dari menubar pilih File-New untuk membuat tampilan kosong atau klik atau klik lalu arahkan folder ke file D:\Praktek PJT\ 114064_1997\ L5114064_050897_B1234567_makassar.ers  (Default Surface 1) atau disingkat  DS 1 lalu klik untuk menampilkan window algorithm, kemudian dari window algorithm klik sebanyak 5x, klik kiri pada untuk mengganti nama layer menjadi Band 1 sampai Band 7
·       Klik 1x di kemudian klik pilih file di kotak dialog Raster Dataset , yakni L5114064_050897_B1234567_maros.ers (Default Surface 2) atau disingkat juga DS 2, tampilan proses ini sebagai berikut :
Citra masih ditampilkan dalam mode pseudo color, untuk dapat melihat citra dalam warna true color, kita buat dengan kombinasi band RGB 453. Sebelum itu, jika pada perbatasan scene ada bagian citra yang tidak tampak, lakukan edit
Null Cell Value pada kedua citra. Caranya dimulai menempatkan cursor pada DS yang ke 1. Klik untuk membuka kotak dialog Raster Dataset . Selanjutnya klik info, klik Edit (a) pada window Dataset Information, klik Raster Info (b) pada window Dataset Header Editor, lalu ganti Null Cell Value : None dengan “0” (nol) pada window Dataset Header Editor (c) : Raster Information, Klik OK  pada window Dataset Header Editor : Raster Information, klik Apply (d)
 pada window Dataset Header Editor, klik Yes pada window Er Mapper Status, klik OK pada window Dataset Header Editor, klik Close pada window Dataset Information
 Pada View Window akan tampak kedua citra yang telah tersambung, tetapi  belum tahu apakah di perbatasan kedua citra tersebut sudah representatif dan  kontinyu, seperti gambar berikut :
Selanjutnya hasil mosaik citra tersebut di buat dalam bentuk color composite true color, misalnya RGB 453  dengan langkah sebagai berikut :
·         Delete dengan icon pada window layer-layer selain band 4,5, dan 3 pada DS 1 dan DS 2 sehingga yang tersisa hanya band 4,5 dan 3.
·          Ganti dengan surface Red Green Blue.
·         Ganti juga pada masing-masing DS dengan layer Red, Green dan Blue sesuai urutan band 4, 5, dan 3 (tidak boleh tertukar urutannya).
·         Setelah citra telah termosaik dan tidak ada pergeseran, proses selanjutnya
menyimpan 2 dataset citra tersebut kedalam satu dataset. Dimulai dengan membuka kembali semua band pada DS 1 dan DS 2 kedalam mode pseudo layer. Sehingga pada window algorithm tersusun urut seperti gambar di bawah sebelah kiri. Pada view window, kondisi citra “harus” kedalam keadaan Zoom to All Datasets
·         Lakukan drag layer-layer pada DS 2 ke DS 1.
·          Dari menubar pilih File-Save as untuk menyimpan algoritma-nya misalnya D:\ PraktekPJT\ 114064_1997\ L5114064_050897_B1234567.alg untuk menyimpan hasilnya, dapat dilakukan dalam dua bentuk:
1.      Disimpan dalam bentuk Virtual.
·      Dari menubar pilih File-Save as akan muncul window baru yakni Save as. Pada Files of Types, pilih ER Mapper Virtual Dataset (.ers) isikan nama file baru di bawah kata Save as, misal D:\PraktekPJT\114064_1997\L5114064_050897_B1234567_Mosaik_Virt.ers lalu Klik OK.
2.      Disimpan dalam bentuk Dataset.
·      Dari menubar pilih File-Save as akan Pada Files of Types, pilih ER
Mapper Raster Dataset (.ers) isikan nama file baru di bawah kata Save as, misal D:\PraktekPJT\ 114064_1997\L5114064_ 050897_ B1234567_ Mosaik.ers lalu Klik OK.
·      Klik Apply
·      Pada window save as ER Mapper Raster Dataset klik Default, output  type : Multy Layer, klik output dataset type pilih Unsigned8bitinteger, kemudian pixel heignt dan Pixel width masing masing 30. Maintain aspect ratio dan Delete Output Transform di ceklist
·      Klik OK, tunggu sampai window ER mapper status mencapai 100% dan dan muncul pesan complete.
 Koreksi geometrik citra terhadap koordinat bumi dilakukan agar semua informasi data citra sesuai keberadaanya di bumi. Dalam proses ini terdapat dua istilah yakni registerasi dan rektifikasi.
Regiterasi adalah proses mendaftarkan/menempatkan titik-titik referensi peta atau titik-titik referensi bumi terhadap citra yang belum terkoreksi. Rektifikasi adalah proses koreksi/perbaikan geometric citra yang belum terkoreksi yang sudah memiliki titik-titik referensi.
           

Komentar

Postingan populer dari blog ini

MAKALAH PENGEMBANGAN PROGRAM PENDIDIKAN KESEHATAN KLIEN (PRINSIP,METODE,TEKNIK,DAN STRATEGI PENDIDIKAN SERTA MEDIA PEMBELAJARAN DAN IMPLEMENTASI)

TEORI KONSEPTUAL KEPERAWATAN NIGHTINGALE (1860)