TEORI KONSEPTUAL KEPERAWATAN NIGHTINGALE (1860)

  TEORI KONSEPTUAL KEPERAWATAN NIGHTINGALE (1860) A.   ISI TEORI Konsep Nightingale menempatkan lingkungan sebagai fokus asuhan keperawatan dan perhatian di mana perawat tidak perlu memahami seluruh proses penyakit merupakan upaya awal untuk memisahkan antara profesi keperawatan dan kedokteran. Nightingale tidak memandang perawat secara sempit yang hanya sibuk dengan masalah pemberian obat dan pengobatan, tetapi lebih berorientasi pada pemberian udara, lampu, kenyamanan lingkungan, kebersihan, ketenangan dan nutrisi yang adekuat ( Nightingale, 1860; Torres, 1986 ). Melalui observasi dan pengumpulan data, Nightingale menghubungkan antara status kesehatan klien dengan faktor lingkungan dan, sebagai hasil, yang menimbulkan perbaikan kondisi higiene dan sanitasi selama perang Crimean. Torres mencatat ( 1986 ) mencatat bahwa nightingale memberikan konsep dan penawaran yang dapat divalidasi dan digunakan untuk menjalankan praktik keperawatan. Nightingale dalam teo...

PENGKAJIAN DEVELOPMENTAL SCREENING TEST II


FORMAT PENGKAJIAN
DEVELOPMENTAL SCREENING TEST II


1.      Identitas Anak
Nama               : Aisya
Tanggal Lahir  : 29 Maret 2018
Jenis Kelamin  : Perempuan
Agama             : Islam
Pendidikan      : -
Alamat                        : Jalan Srikaya 2 Andonuhu

2.      Identitas Orang Tua
Nama               : Intan Permatasari
Tanggal Lahir  : 11 Agustus 1989
Jenis Kelamin  : Perempuan
Agama             : Islam
Pendidikan      : SMA
Pekerjaan         : Wiraswasta
Alamat                        : Jalan Srikaya 2 Andonuhu

3.      Riwayat Pertumbuhan dan Perkembangan
a.       Personal sosial/kemandirian bergaul
Ibunya mengatakan bahwa anaknya belum bisa bersosialisasi dengan teman-teman dan lingkungan sekitar. Dia hanya mampu mengenal kedua orang tuanya dan tetangga terdekat saja.
b.      Motorik halus
Ibunya mengatakan bahwa anaknya belum mampu membaca, menulis, menggambar, dan mewarnai dikarenakan umur anak juga belum sampai pada tahap tersebut.
c.       Bahasa
Ibunya mengatakan bahwa anaknya belum bisa berbicara dengan lancar, dia hanya bisa menyebutkan kata umi dan abi
d.      Motorik kasar
Ibunya mengatakan bahwa anaknya ini sangat aktif dan lincah dalam bermain

4.      Perhitungan Umur
Tanggal test     : 2019-5-10
Tanggal lahir   : 2018-3-29

Tanggal test - Tanggal lahir = 2019-5-10 - 2018-3-29 
Umur anak      : 1 tahun 1 bulan 81 hari = 1 tahun 3 bulan

5.      Pelaksanaan Test DDST II
SEKTOR
RESPON ANAK
KESIMPULAN
Personal sosial
·         Anak dapat melempar bola
Anak dalam batas normal dan tidak mengalami keterlambatan dalam perkembangan personal sosial
Motorik halus
·         Anak dapat mencoret-coret kertas tertentu
Anak dalam batas normal dan tidak mengalami keterlambatan dalam perkembangan personal sosial
Bahasa
·         Anak dapat menyebutkan 2 kata
Anak dalam batas normal dan tidak mengalami keterlambatan dalam perkembangan personal sosial
Motorik kasar
·         Anak dapat berdiri tanpa bantuan orang lain
·         Anak dapat membungkuk
Anak dalam batas normal dan tidak mengalami keterlambatan dalam perkembangan personal sosial

6.      Interprestasi Hasil Test DDST II
Anak hampir semua dapat melakukan semua item sehingga anak dinyatakan lulus (P). Anak mendapatkan skor B pada beberapa item yang ditujukan anak mengalami perkembangan. Walaupun ada beberapa item anak gagal (F), namun dalam batas normal.

7.      Kesimpulan dari Keempat Sektor
Anak hampir dapat melakukan semua item. Dapat disimpulkan anak mengalami perkembangan personal sosial, motorik halus, bahasa dan motorik kasar dan normal dengan umurnya.

8.      Saran kepada Orang Tua/Pengasuh
Anak mengalami perkembangan yang normal. Walaupun begitu diharapkan kepada orang tuanya untuk selalu mengawasi perkembangan anaknya agar tidak terjadi kesalahan dan orang tua juga harus menuntut anaknya dalam beberapa item.

HASIL PEMERIKSAAN
DEVELOPMENTAL SCREENING TEST II

1)      Menggunakan sendok garpu               25%
2)      Membantu dirumah                             30%
3)      Mencoret-coret                                    50%
4)      3 kata                                                  50%
5)      2 kata                                                  60%
6)      Berjalan mundur                                 25%
7)      Berjalan dengan baik                          65%
8)      Membungkuk dan berdiri                   50%
9)      Minum dari cangkir                             50%
10)  Menirukan kegiatan                            80%
11)  Main bola dengan pemeriksa              80%
12)  Melambaikan tangan                           85%
13)  Menaruh kubus di cangkir                  80%
14)  1 kata                                                  75%
15)  Abi umi                                               85%
16)  Berdiri sendiri                                     80%

Komentar

Postingan populer dari blog ini

MAKALAH PENGEMBANGAN PROGRAM PENDIDIKAN KESEHATAN KLIEN (PRINSIP,METODE,TEKNIK,DAN STRATEGI PENDIDIKAN SERTA MEDIA PEMBELAJARAN DAN IMPLEMENTASI)

TEORI KONSEPTUAL KEPERAWATAN NIGHTINGALE (1860)