TEORI KONSEPTUAL KEPERAWATAN NIGHTINGALE (1860)

  TEORI KONSEPTUAL KEPERAWATAN NIGHTINGALE (1860) A.   ISI TEORI Konsep Nightingale menempatkan lingkungan sebagai fokus asuhan keperawatan dan perhatian di mana perawat tidak perlu memahami seluruh proses penyakit merupakan upaya awal untuk memisahkan antara profesi keperawatan dan kedokteran. Nightingale tidak memandang perawat secara sempit yang hanya sibuk dengan masalah pemberian obat dan pengobatan, tetapi lebih berorientasi pada pemberian udara, lampu, kenyamanan lingkungan, kebersihan, ketenangan dan nutrisi yang adekuat ( Nightingale, 1860; Torres, 1986 ). Melalui observasi dan pengumpulan data, Nightingale menghubungkan antara status kesehatan klien dengan faktor lingkungan dan, sebagai hasil, yang menimbulkan perbaikan kondisi higiene dan sanitasi selama perang Crimean. Torres mencatat ( 1986 ) mencatat bahwa nightingale memberikan konsep dan penawaran yang dapat divalidasi dan digunakan untuk menjalankan praktik keperawatan. Nightingale dalam teo...

SKENARIO PERAN PERAWAT SEBAGAI EDUKATOR


SKENARIO PERAN PERAWAT SEBAGAI EDUKATOR

3 mahasiswi Mandala Waluya Kendari jurusan keperawatan mengadakan penyuluhan ke rumah warga lansia di suatu desa.
Perawat 1,2 & 3        : Assalamu’alaikum ...permisi ?
Isra                              : Wa’alaikum salam. Siapa ya ? silahkan masuk !
Fitny                           : selamat siang ibu ... bisa kita minta waktunya sebentar bu ?
Isra                               : silahkan nak.
Fitny                             :oh iya bu. Jadi, perkenalkan saya perawat Fitny, Eby dan ini perawat Tika. Maksud dari kedatangan kami adalah untuk melakukan penyuluhan mengenai diabetes melitus bu,,
Isra                              : sus, apa tujuan penyuluhan itu sih ?
Tika                              : jadi bu, tujuan penyuluhan itu semacam menyampaikan informasi kepada warga yang belum mengetahuinya. Misalnya informasi untuk menjaga kesehatan. Seperti yang kita ketahui kesehatan itu sangat penting dan mahal tetapi tidak selalu dapat dengan biaya yang mahal, sebenarnya kita dapat mendapatkan kesehatan dengan mudah dan murah yaitu dengan pola hidup sehat. Contohnya dengan olahraga yang teratur, istrahat yang cukup, dan makan makanan yang bergizi. Jadi, lebih baik mencegah dari pada mengobati ya bu
Isra                              : oh iya sus .
Tika                             : oh iya bu, nama ibi siapa ?
Isra                              : panggil saja ibu Isra nak.
Eby                             : ibu tinggal sendiri ?
Isra                              : tidak sus. Saya tinggal dengan anak saya, tapi dia sedang pergi ke sekolah
Eby                             : jadi bu, kami akan melakukan penyuluhan selama 5 menit. Nanti kalau ada yang tidak dimengerti langsung ditanyakan bu
Isra                              : oh iya sus. Biar lagi 1 jam nggak apa-apa. Hehehe
Fitny                           : bisa kita mulai bu ?
Isra                             : silahkan!
====== kegiatan penyuluhan dimulai menggunakan laptop ======
Eby                             : bagaimana bu ada yang ingin ditanyakan ?
Tika                            : bertanya saja bu walaupun bukan mengenai diabetes
Isra                              : begini nak saya punya luka yang sudah lama sekali apakah itu berarti saya sudah terkena diabetes ?
Fitny                           : untuk mengetahui seseorang terkena diabetes atau tidak, nenek periksa dulu kadar gula darahnya nek di puskesmas juga bisa. Nanti di puskesmas nenek bisa meminta untuk melakukan pemeriksaan yang lain untuk mengetahui apakah nenek mengalami diabetes.
Isra                             : oh begitu yah, besok saya akan ke puskesmas untuk memeriksa kesehatan saya.
Tika                            : ada lagi bu yang mau ditanyakan
Ibu                              : saya kira hanya itu saja.
Eby                             : kalau begitu bu, terima kasih banyak atas waktu dan perhatian ibu.
Tika                            : terima kasih bu. Semoga sehat selalu, mohon maaf bu kalau ada ksalahan yang kami lakukan. Kami pamit dulu sekali lagi terima kasih banyak.
Ibu                              : iya nak saya juga terima kasih banyak sudah datang kesini membagi ilmu
Perawat 1,2 & 3       : Assalamu’alaikum
Ibu                              : Wa’alaikum salam

Keterangan :
Perawat 1 : Fitny
Perawat 2 : Kartika
Perawat 3 : Febrianty Kadrian
Ibu        : Israwinata

Komentar

Postingan populer dari blog ini

MAKALAH PENGEMBANGAN PROGRAM PENDIDIKAN KESEHATAN KLIEN (PRINSIP,METODE,TEKNIK,DAN STRATEGI PENDIDIKAN SERTA MEDIA PEMBELAJARAN DAN IMPLEMENTASI)

TEORI KONSEPTUAL KEPERAWATAN NIGHTINGALE (1860)